Chief Executive Officer (CEO) Moonton Games, Cloud Zhang mengumumkan empat rencana besar yang akan memperluas jangkauan global ekosistem e-sports MLBB pada 2026. Pengumuman tersebut disampaikan Zhang secara langsung dalam pidatonya di panggung M7 World Championship Grand Finals.
Penyampaian agenda dan rencana e-sports MLBB ini sekaligus bertepatan dengan perayaan 10 tahun Mobile Legends yang pertama kali dirilis pada 2016 lalu.
Dalam satu dekade terakhir, MLBB berkembang dari game mobile menjadi salah satu judul e-sports dengan basis pemain dan turnamen terbesar di dunia, khususnya di Asia Tenggara.
โTahun ini menandai 10 tahun perjalanan Mobile Legends: Bang Bang, yang kini berkembang menjadi salah satu ekosistem e-sports terbesar di dunia,โ kata Zhang di atas panggung M7 World Championship.
Secara umum, empat rencana besar yang diumumkan Zhang adalah untuk memperluas pasar e-sports MLBB ke lebih banyak negara.
Di antaranya seperti negara yang akan menjadi tuan rumah gelaran M8 World Championship, keikutsertaan MLBB di Asian Games 2026, kembalinya MLBB ke Esports World Cup (EWC), serta debut MLBB di Esports Nations Cup (ENC). 1. M8 World Championship Digelar di Eropa

Cloud Zhang mengumumkan bahwa M8 World Championship akan mencetak sejarah baru.
Untuk pertama kalinya, Grand Finals M-Series digelar di benua Eropa, tepatnya di Istanbul, Turkiye.
Sementara itu, M8 Wild Card akan berlangsung di Thailand, menandai debut negara tersebut sebagai tuan rumah ajang M-Series.
Menurut Cloud, langkah ini menjadi bagian dari strategi Moonton memperluas jangkauan global MLBB, khususnya ke kawasan Eropa. 2. Mobile Legends Tampil di Asian Games 2026 Rencana besar kedua adalah kehadiran MLBB di Asian Games 2026 yang akan digelar di AichiโNagoya, Jepang.
Cloud menyebut partisipasi MLBB di Asian Games sebagai bukti kematangan ekosistem esports MLBB, sekaligus membuka peluang bagi atlet e-sports untuk bertanding membawa nama negara di ajang olahraga multi-cabang terbesar di Asia.


Leave a Reply