Turnamen level Super 300, Swiss Open 2026, sedang berlangsung di St Jakobshalle, Basel. Sebagus apa prestasi Indonesia di kejuaraan ini? Sejarah mencatat, Indonesia tidak terlalu sering membawa pulang gelar juara dari Swiss Open. Cuma pernah 11 kali. Jumlah ini terpaut jauh dari dua negara pemilik gelar Swiss Open terbanyak sepanjang masa, yakni China (56) dan Denmark (55). Namun, catatan Indonesia cukup istimewa karena 11 gelar juara tersebar di semua sektor, mulai dari tunggal putra (4), tunggal putri (2), ganda putra (3), ganda putri (1), hingga ganda campuran (1).
Mulai dari tunggal putra, nama-nama legendaris seperti Joko Suprianto (1992), Fung Permadi (1993), Marleve Mainaky (2002), plus Jonatan Christie (2022) mengisi daftar juara.
Di tunggal putri, ada Yuliani Santosa (1993) dan Cindana Hartono Kusuma (1999), lalu ganda putra memunculkan Candra Wijaya/Sigit Budiarto (2005) dan Fajar Alfian/Rian Ardianto (2019, 2022). Kemudian, ganda putri adalah sektor yang paling belakangan menjuarai Swiss Open atas nama Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto (2024). Satu gelar lagi disumbangkan oleh salah satu ganda campuran terbaik Indonesia sepanjang masa, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, pada edisi 2012.
Sekilas tampak biasa saja, tapi ada satu hal unik dalam daftar wakil Indonesia peraih gelar juara Swiss Open. Memori Manis untuk Rian-Ribka Keunikan yang dimaksud melibatkan Rian Ardianto dan Ribka Sugiarto yang belakangan sudah menjadi pasangan suami-istri. Rian bersama Fajar Alfian memegang rekor juara Swiss Open paling banyak di antara pebulu tangkis Indonesia lainnya. Mereka mengoleksi dua gelar.
Di sisi lain, podium tertinggi Swiss Open 2024 bareng Lanny Tria Mayasari merupakan gelar juara terakhir Ribka sebelum memutuskan gantung raket beberapa bulan kemudian.
Ribka mundur dari dunia bulu tangkis professional lantaran ingin membangun rumah tangga dengan Rian. Mereka menikah pada 28 September 2024.ย Sepanjang kariernya, Ribka Sugiarto hanya pernah sekali meraih gelar juara level Super 300 ke atas dan itu terjadi di Swiss Open. Sebuah kebetulan karena sang belahan jiwa, Rian Ardianto, juga merengkuh kesuksesan sampai dua kali di Swiss Open.
Kans Tambah Gelar Tahun Ini Tahun ini, Indonesia mengirimkan 14 wakil ke Swiss Open 2026. Perinciannya adalah tiga tunggal putra, tunggal putri (1), ganda putra (3), ganda putri (3), dan ganda campuran (4).
Sayangnya, tiga wakil langsung gugur di hari pertama, termasuk pasangan Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.
Kans terbesar membawa pulang gelar juara Swiss Open ada di tunggal putra. Dua pemain muda, Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah, diharapkan bisa berprestasi. Begitu pula ganda campuran yang menurunkan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.


Leave a Reply